Apa Perbedaan Thermage FLX dan Ultherapy Prime?
Dua treatment non-bedah yang paling sering dibandingkan oleh pasien yang ingin mengatasi kulit kendur dan tanda-tanda penuaan adalah Thermage FLX dan Ultherapy Prime. Keduanya efektif, keduanya tidak membutuhkan pembedahan — namun cara kerjanya berbeda secara fundamental, dan memilih yang salah berarti hasil yang tidak optimal.
Artikel ini menjelaskan perbedaan keduanya secara ilmiah, sehingga Anda dapat datang ke konsultasi dengan pemahaman yang lebih baik.
Mekanisme Kerja: Dua Teknologi, Dua Kedalaman
Thermage FLX bekerja dengan energi monopolar radiofrequency (RF) yang memanaskan lapisan dermis hingga kedalaman sekitar 2–4 mm. Panas yang dihasilkan memicu kontraksi kolagen yang sudah ada sekaligus merangsang produksi kolagen baru — menghasilkan efek skin tightening yang progresif dan merata di seluruh permukaan wajah.
Ultherapy Prime bekerja dengan High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) yang menembus lebih dalam — hingga lapisan SMAS (Superficial Musculoaponeurotic System) pada kedalaman 3 mm dan 4,5 mm. Lapisan SMAS adalah lapisan yang sama yang ditargetkan oleh dokter bedah dalam prosedur facelift konvensional. Dengan menarget lapisan ini secara non-invasif, Ultherapy Prime menghasilkan efek lifting struktural yang sesungguhnya.
Tabel Perbandingan Lengkap
| Aspek | Thermage FLX | Ultherapy Prime |
|---|---|---|
| Teknologi | Monopolar Radiofrequency (RF) | Focused Ultrasound (HIFU) |
| Kedalaman penetrasi | 2–4 mm (dermis) | 3–4,5 mm (SMAS layer) |
| Efek utama | Skin tightening, perbaikan tekstur | Lifting, angkat jaringan kendur |
| Area terbaik | Wajah menyeluruh, leher, area mata, tubuh | Rahang, jowl, alis, leher |
| Hasil awal terlihat | Segera setelah treatment (slight firmness) | Bertahap dalam 2–3 bulan |
| Hasil optimal | 3–6 bulan | 3–6 bulan |
| Durasi hasil | 12–18 bulan | 12–18 bulan |
| Tingkat kenyamanan | Lebih nyaman (sistem vibration) | Sensasi hangat-tajam saat prosedur |
| Cocok untuk | Kulit kendur ringan-sedang, tekstur, pori besar, fine lines | Kulit kendur sedang, jowl, lifting alis, definisi rahang |
| Downtime | Minimal, kemerahan ringan 1–2 hari | Minimal, kemerahan dan bengkak ringan |
Apa yang Dikatakan Penelitian Ilmiah?
Sebuah systematic review yang dipublikasikan di Aesthetic Surgery Journal (2025) oleh Haykal et al. (PMID: 40184185) mencakup 45 clinical trial dan cohort study tentang HIFU untuk peremajaan kulit. Tinjauan ini mendokumentasikan bahwa HIFU menunjukkan efektivitas signifikan dalam skin tightening, terutama di area lower face, leher, dan periorbital, dengan perbaikan skin laxity berkisar antara 18–30%.
Pada studi terpisah di Journal of Cosmetic Dermatology (2025) oleh Zhao et al. (PMC: 12365734), 36 pasien yang mendapatkan satu sesi treatment RF atau focused ultrasound dibandingkan secara langsung. Hasilnya: HIFU menunjukkan superioritas di area mid-face dan lower face pada follow-up satu bulan, sementara RF memberikan hasil yang setara di area lainnya. Kedua modalitas terbukti efektif memperbaiki skor kerutan.
Studi lain (Park et al., PMC: 10496459) membandingkan HIFU saja vs. kombinasi HIFU + RF bipolar pada 22 pasien dewasa Korea. Kelompok kombinasi menunjukkan hasil lebih baik untuk pengurangan pori, kedalaman kerutan di area mata, elastisitas, dan hidrasi kulit — menunjukkan bahwa kedua teknologi bersifat aditif dan dapat saling melengkapi.
Apa Arti Temuan Ini bagi Pasien?
Secara praktis, ini berarti:
- Jika keluhan utama Anda adalah kulit yang terasa kurang kenyal, tekstur tidak merata, atau fine lines — Thermage FLX cenderung lebih sesuai karena bekerja merata di seluruh lapisan dermis.
- Jika keluhan utama Anda adalah jowl yang mulai turun, alis yang terasa berat, atau rahang yang kurang tegas — Ultherapy Prime bekerja lebih efektif karena menarget lapisan SMAS secara langsung.
- Jika Anda memiliki keduanya — kombinasi Thermage FLX dan Ultherapy Prime dalam satu sesi dapat memberikan hasil yang lebih komprehensif, karena masing-masing teknologi bekerja di lapisan kulit yang berbeda.
Siapa yang Cocok untuk Thermage FLX?
- Usia 30–55 tahun dengan keluhan skin laxity ringan hingga sedang
- Kulit yang terasa mulai kendur namun belum mengalami sagging yang signifikan
- Pasien yang ingin memperbaiki tekstur kulit, pori besar, dan fine lines sekaligus
- Pasien yang memiliki toleransi nyeri rendah (treatment lebih nyaman)
- Pasien yang ingin treatment untuk area tubuh seperti perut atau lengan
Siapa yang Cocok untuk Ultherapy Prime?
- Usia 35–60 tahun dengan keluhan lifting struktural seperti jowl, rahang kurang tegas, atau alis turun
- Pasien yang ingin hasil mirip facelift tanpa pembedahan
- Kulit yang mengalami sagging di area lower face dan leher
- Pasien yang sudah pernah melakukan Thermage dan ingin treatment yang lebih dalam
Siapa yang Perlu Konsultasi Terlebih Dahulu?
Kedua treatment ini memerlukan evaluasi dokter terlebih dahulu untuk:
- Pasien dengan kondisi kulit aktif seperti jerawat parah atau infeksi
- Pasien yang sedang hamil atau menyusui
- Pasien dengan implan logam atau perangkat elektronik aktif di area treatment
- Pasien dengan kondisi kesehatan tertentu yang perlu dikonsultasikan
- Pasien yang baru saja melakukan prosedur laser atau treatment invasif
Bisakah Thermage FLX dan Ultherapy Prime Dikombinasikan?
Ya. Karena keduanya bekerja di lapisan kulit yang berbeda, kombinasi Thermage FLX dan Ultherapy Prime dalam satu sesi treatment dapat memberikan hasil yang lebih komprehensif — Ultherapy Prime mengangkat struktur dari lapisan dalam, sementara Thermage FLX mengencangkan dan memperbaiki kualitas kulit dari lapisan dermis. Namun keputusan untuk mengkombinasikan kedua treatment ini harus berdasarkan hasil konsultasi dan evaluasi kondisi kulit oleh dokter.
Perspektif Medis Foreverskin
Menurut dr. Ariestasari, M.Biomed, Anti Aging & Skin Quality Expert Foreverskin Clinic: “Thermage FLX dan Ultherapy Prime bukan treatment yang saling bersaing — mereka treatment yang saling melengkapi. Thermage bekerja di lapisan dermis untuk memperbaiki kualitas dan kekencangan kulit secara merata, sedangkan Ultherapy menarget lapisan SMAS yang lebih dalam untuk efek lifting struktural. Pilihan yang tepat bergantung pada kondisi kulit, usia jaringan, tingkat keluhan, dan tujuan estetika masing-masing pasien. Itulah mengapa konsultasi personal selalu menjadi langkah pertama yang tidak bisa dilewati.”
Kesimpulan
Thermage FLX dan Ultherapy Prime adalah dua treatment non-bedah terdepan untuk anti-aging dan skin rejuvenation. Keduanya terbukti secara klinis, aman, dan memberikan hasil yang nyata — namun bekerja di lapisan kulit yang berbeda dengan keunggulan masing-masing.
- Thermage FLX → pilihan utama untuk skin tightening, tekstur, dan perbaikan kualitas kulit secara menyeluruh
- Ultherapy Prime → pilihan utama untuk lifting struktural, jowl, dan definisi kontur wajah
- Kombinasi keduanya → untuk hasil anti-aging paling komprehensif
Untuk mengetahui pilihan yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda, jadwalkan konsultasi personal dengan tim medis Foreverskin Clinic. Setiap rencana treatment akan disesuaikan berdasarkan evaluasi kulit, usia jaringan, gaya hidup, dan tujuan estetika Anda secara individual.
📍 Foreverskin Clinic
Jl. Kertanegara No.65, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
💬 Konsultasi via WhatsApp: wa.me/6281292888938
Artikel ini bertujuan untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Kesesuaian treatment, hasil, downtime, dan proses pemulihan dapat berbeda pada setiap pasien.
Ditulis oleh: Tim Editorial Foreverskin Clinic
Direview secara medis oleh: dr. Ariestasari, M.Biomed, Anti Aging & Skin Quality Expert
Terakhir diperbarui: 22 Juni 2026

